Fin
Jadi, sepertinya kali ini terlalu kuat untuk diakhiri dengan
cara yg kurang penting
Atau kurang berarti.
Ini memang kuat dan berbeda, tapi ketahuilah, itu tidak
dapat merubah kenyataan yang ada
Kamu hadir dan menempati ruang yg baru, yang hanya kamu yang
bisa.
Betapa indahnya ketika penghalang dan perbedaan itu sirna.
Seperti sepasang bocah yang bermain ayunan ditaman.
Kau akan membiarkanku berayun duluan.
Kamu siap sedia
dibelakangku, mempercepat laju angin mengayunku keatas, hingga aku hampir
mencapai langit.
Gelak tawa kita berbaur jadi satu, terbang dibawa angin,
dibawa ke hadapan matahari.
Dia turut tersenyum, aku yakin. Apakah yang lebih indah
daripada pemandangan orang yang sedang jatuh cinta?
Tetapi bumi membisikkan kata kepada kita. Tercetus melalui pori-pori
tanah, lalu meresap ke telapak kaki, menjalar ke nadi.
Lalu ayunannya berhenti.
Lalu aku berpaling kepadamu, dan gelak tawa itu memicu
banyak permohonan doa.
Tidak sedikit.
Dan tidak banyak berarti.
Memohon jalan ketika logika menghadang, sia-sia.
Baiklah aku mengakui ini, i’m officially missing you.
Komentar
Posting Komentar